Knowledge Center

Insights on Circular Economy and Sustainable Aviation Energy

Explore EcoSky articles about UCO, circular economy, sustainable aviation fuel, carbon reduction, and ESG hospitality.

Pillar Insights

Deep-Dive Articles

Long-form perspectives for strategy, authority, and practical sustainability decisions.

Diagram sistem B50 Indonesia 2026 dan rantai pasok minyak jelantah menjadi biodiesel
Pillar · Industry Insights

B50 Indonesia 2026: Mengapa Minyak Jelantah Menjadi Aset Strategis Energi Nasional?

Minyak jelantah kini menjadi aset energi strategis nasional melalui program B50 Indonesia 2026 yang mendukung ekonomi sirkular, ESG, dan transisi energi hijau.

Read Full Article
singapore-saf-changi-airport.jpg
Pillar · Sustainable Aviation Fuel

Singapore SAF Levy 2026: Apa Artinya bagi Bali dan Masa Depan Pariwisata Hijau?

Singapore SAF Levy 2026 bukan sekadar kebijakan tambahan biaya penerbangan. Kebijakan tersebut merupakan sinyal kuat bahwa industri penerbangan Asia Tenggara mulai bergerak serius menuju transisi energi rendah karbon. Bagi Bali, perubahan ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang besar. Ke depan, destinasi wisata kemungkinan tidak lagi hanya bersaing melalui keindahan alam, fasilitas hospitality, atau jumlah wisatawan. Tetapi juga melalui kualitas sustainability ecosystem, kemampuan mengurangi emisi, transparansi supply chain, dan kesiapan circular economy. Dalam perubahan tersebut, pengelolaan Used Cooking Oil, ESG hospitality, waste management, dan renewable fuel ecosystem akan menjadi bagian penting dari masa depan pariwisata Asia Tenggara. Karena pada akhirnya, ketika industri penerbangan mulai berbicara mengenai Sustainable Aviation Fuel, Bali juga perlu mulai berbicara mengenai green tourism ecosystem yang lebih matang, terukur, dan berkelanjutan.

Read Full Article

Latest Articles

All Knowledge Center Articles

minyak-jelantah-sustainable-aviation.jpg
Sustainable Aviation Fuel 1 min read

Mengapa Minyak Jelantah Menjadi Penting dalam Era Sustainable Aviation?

Minyak jelantah bukan lagi sekadar limbah dapur ia adalah aset strategis dalam era Sustainable Aviation. Dengan kapasitas produksi UCO yang masif, posisi geografis yang strategis, dan momentum kebijakan hijau yang tepat waktu, Indonesia memiliki semua prasyarat untuk menjadi pemain kunci dalam ekosistem SAF global. Bali, dengan ekosistem hospitality-nya yang unik dan skala operasi yang besar, berdiri di garis terdepan peluang ini. Setiap liter minyak jelantah yang dikumpulkan dengan benar, ditelusuri secara transparan, dan diolah menjadi SAF adalah langkah nyata menuju penerbangan yang lebih bersih dan pariwisata yang benar-benar berkelanjutan. Tantangannya nyata, tetapi solusinya sudah ada. Yang dibutuhkan sekarang adalah sistem, komitmen, dan teknologi yang tepat untuk menghubungkan dapur hotel Bali dengan langit yang lebih bersih.

15 May 2026

hotel-used-cooking-oil-management-challenges.jpg
Circular Economy 1 min read

Peran Hotel dalam Mendukung Sustainable Aviation Fuel Ecosystem

Ke depan, reputasi sebuah hotel tidak hanya dinilai dari fasilitas dan pelayanannya, melainkan dari tanggung jawab lingkungan dan upaya pengurangan jejak karbonnya. Minyak jelantah dari dapur hotel telah bertransformasi menjadi aset strategis dalam ekonomi sirkular dan pariwisata hijau. Pada akhirnya, hotel tidak hanya menyajikan pengalaman kuliner bagi tamunya, tetapi juga turut menyumbang energi bagi masa depan penerbangan global yang lebih bersih.

15 May 2026

💬 Hubungi Tim EcoSky